Skip to main content

DIA TETAP KEMBALI (Puisi galau dan sedih)

Untuk lembayung yang merona.
Kala mentari tenggelam.
Kuhaturkan satu permintaan.
Yang selalu kupendam dalam kesabaran..

Jika cintanya masih untukku,
Biarkan sayangku utuh miliknya..
Jika raganya masih mengunjungku,
Biarkan namanya tetap terukir di sanubariku..
Tanpa guratan keraguan yang bisa menghapusnya..
Jika kerinduan ini masih kami rasakan,
Biarkan keegoan ii menghilang,,
dan biarkan keyakinan menyatukan..

Tapi..
Jika cintanya hanya ada dalam angan,
Biarkan kisah kita menjadi kenangan,,
Tanpa harus sisakan luka yang terdalam..

Camar yang datang kala surya tenggelam.
Tolong lukiskan kerinduanku lewat kepakan sayapmu.
Dalam cakrawala langit biarkan dia melihatnya.
Sekalipun malam ini temaram.
Kuwakilkan padamu camar.
Sejuta kasih untuk orang yang kusayang.
Permohonanku hanya satu.
Kembalikan dia dalam dekapanku lagi..

Comments

Popular posts from this blog

Mantra : Pengertian, Ciri-Ciri, Jenis, dan Contohnya

A. Pengertian Mantra Mantra adalah kumpulan kata-kata yang dipercaya mempunyai kekuatan mistis atau gaib, diucapkan pada waktu dan tempat tertentu yang memiliki tujuan untuk menimbulkan suatu kemampuan tertentu bagi orang yang menggunakan atau mengucapkan mantra tersebut. Mantra berasal dari bahasa sansekerta yakni “mantra” atau “manir” yang merujuk pada kata-kata yang berada di dalam kitab Veda, yaitu kitab suci umat Hindu. Pada masyarakat Melayu bukan dianggap sebagai sebuah karya sastra, melainkan lebih berhubungan dengan adat istiadat dan kepercayaan. Mantra masuk dalam kesastraan lisan Indonesia adalah karena bahasa mantra berirama dan sangat indah. Mantra biasa dikenal sebagai serapah, jampi atau seru.   Mantra umumnya didalamai dan dikuasai oleh orang-orang tertentu, seperti dukun dan pawang B. Ciri-Ciri Mantra Ciri-ciri mantra adalah sebagai berikut : 1.    Di dalam mantra terdapat rayuan dan perintah. 2.    Mantra mementingkan keindahan bunyi atau pe...

RENUNGAN MALAM (Puisi malam)

Malam ini begitu menerawang,,,, bagikan gelap tak kunjung terang,,, manakala hati sedang gundah gulana,,, menuntun suatu isyarat untuk memenuhi,,, yang dilalui untuk mengetahui,,, Mulailah untuk menjadi akhir,,, akhirilah untuk memulai yang baru,,, dengan tujuan yang pasti,,, akan sebuah gapaian yang indah,,, naluri yang kita inginkan,,, untuk sebuah ilusi,,, yang terjadi kelak dalam kelam,,,, Malam berganti pagi,,,, mulai dengan lembaran baru,,, untuk tujuan yang pasti,,,, namun terjadi hal2 yang terlah menghalang,,, dengan tujuan pasti,,,, halangan tak terhiraukan,,, dengan jauh melangkah kutrobosnya,,, untuk menuntaskan dunia depan yang jauh,,,,

Cara Menulis Puisi Yang Baik Dan Benar

Bagaimana cara menulis puisi?  Terkadang anda terkesima saat membaca puisi yang indah dan anda penasaran bagaimana cara membuat puisi seperti itu. Namun sebelum anda menciptakan sebuah puisi maka kita harus tahu terlebih dahulu pengertian puisi itu sendiri. Menulis sebuah puisi tidak seperti saat kita menulis cerita, cerpen, novel, atau karya tulis lainnya. Puisi itu unik karena terdapat