Skip to main content

Aku, Kamu dan Kesedihan Karya Andrian Permana Widodo



Aku, Kamu dan Kesedihan

Daun gugur di musim lalu
Menjadikan harap jatuh
Bias melati putih menggeram
Pada pelangi senja
Pada secercah napas manusia
Kita melupakan cerita lama
Juga rindu yang mati di tanah kelahiran cinta
Apa yang sengaja kita perbuat?
Bila menikam rasa hati yang lugu

Bukan lagi rasa
Sesaat kita melepasnya
Sesaat kita menjauhinya

Kilau gemintang malam
Desah purnama yang

Comments

Popular posts from this blog

Cara Menulis Puisi Yang Baik Dan Benar

Bagaimana cara menulis puisi?  Terkadang anda terkesima saat membaca puisi yang indah dan anda penasaran bagaimana cara membuat puisi seperti itu. Namun sebelum anda menciptakan sebuah puisi maka kita harus tahu terlebih dahulu pengertian puisi itu sendiri. Menulis sebuah puisi tidak seperti saat kita menulis cerita, cerpen, novel, atau karya tulis lainnya. Puisi itu unik karena terdapat

Gurindam : Pengertian, Ciri-Ciri, Jenis, dan Contohnya

A. Pengertian Gurindam Gurindam adalah karya sastra lama yang berbentuk puisi yang terdiri dari dua baris kalimat yang memiliki rima atau sajak yang sama. B. Ciri-Ciri Gurindam 1.    Gurindam hanya terdiri dari dua baris, tidak lebih pada tiap baitnya. 2.    Jumlah kata per baris hanya sekitar 10-14 kata saja. 3.    Pada tiap baris bersajak A-A, B-B, dan seterusnya. 4.    Pada tiap baris gurindam mempunyai hubungan sebab-akibat. 5.    Baris kedua berupa isi. 6.    Isi atau maksud dari gurindam ada pada baris kedua. 7.    Isi gurindam biasanya berupa nasehat-nasehat, filosofi hidup atau kata-kata mutiara. C. Jenis-Jenis Gurindam 1.    Jenis Gurindam BerdasarkanBaris Jika dilihat dari barisnya, ada 5 macam bentuk gurindam antara lain : a.    Gurindam Berkait : adalah gurindam yang bait pertama berhubungan dengan bait berikutnya dan juga pada bait seterusnya. Contoh: Sebelum berbicara pikir dahulu ...

Puisi : Cinta Mendamaikan Dunia

Cinta Mendamaikan Dunia Karya : Salohot Nasution Jika cinta berbicara Takkan terdengar kokang senjata Nyawa melayang berjuta-juta Jasad berserak tak berharga Jika cinta berbicara Takkan ada isak tangis istri Menggema dikantor polisi Lebam siksa tangan suami Jika cinta berbicara Takkan ada caci maki Kata tajam menyayat hati Membesarkan ego diri Jika cinta bicara Tanganku tanganmu juga Kakiku kakimu juga Jiwaku jiwamu juga Jika cinta bicara Ragaku ragamu juga Sakitku sakitmu juga Bahagiaku bahagimu juga Jika cinta bicara Damai menyelimuti dunia Tak perlu banyak kata Cukup mata berbicara Aceh Timur, 22 April 2019 Puisi di atas terpilih sebagai juara 3  dalam Lomba Cipta Puisi 2019  tema Cinta yang diselenggarakan oleh Komunitas Literasi, diumumkan diakun instagram @komunitasliterasi pada tanggal  28 April 2019