Skip to main content

Puisi – Hujan



puisi hujan


Kaum ibu tidak menyukaimu karena takut jemurannya tidak kering
Para petani menyukaimu karena kedatanganmu membasahi lahan mereka yang kering
Anak kota tidak menyukaimu karena ibunya takut demam
Anak desa menyukaimu karena kedatanganmu membawa suasana riang

Orang kaya tidak menyukaimu karena kendaraannya yang baru dicuci menjadi kotor lagi
Orang miskin menyukaimu karena dengan airmu banyak yang bisa mereka cuci
Orang kota tidak menyukaimu karena takut rumahnya kotor oleh lumpur
Orang desa menyukaimu karena tanah mereka menjadi gembur dan subur

Orang kota tidak menyukaimu karena cemas lingkungannya akan banjir
Orang desa menyukaimu karena harapan panennya akan banjir
Orang dewasa gelisah karena kedatanganmu membawa berbagai kemungkinan yang tidak menyenangkan
Anak kecil gembira menyambutmu karena mandi airmu adalah hal yang sangat menyenangkan

Hujan teruslah turun membasahi seluruh alam
Biarkan sejuk airmu menjadi pelepas dahaga para hewan
Biarkan titik airmu membasahi dedaunan
Usah kau pedulikan manusia yang menilaimu dengan berbagai kepentingan




Jika ingin membagikan puisi ini, silahkan klik tombol share di bawah ini

Comments

Popular posts from this blog

Mantra : Pengertian, Ciri-Ciri, Jenis, dan Contohnya

A. Pengertian Mantra Mantra adalah kumpulan kata-kata yang dipercaya mempunyai kekuatan mistis atau gaib, diucapkan pada waktu dan tempat tertentu yang memiliki tujuan untuk menimbulkan suatu kemampuan tertentu bagi orang yang menggunakan atau mengucapkan mantra tersebut. Mantra berasal dari bahasa sansekerta yakni “mantra” atau “manir” yang merujuk pada kata-kata yang berada di dalam kitab Veda, yaitu kitab suci umat Hindu. Pada masyarakat Melayu bukan dianggap sebagai sebuah karya sastra, melainkan lebih berhubungan dengan adat istiadat dan kepercayaan. Mantra masuk dalam kesastraan lisan Indonesia adalah karena bahasa mantra berirama dan sangat indah. Mantra biasa dikenal sebagai serapah, jampi atau seru.   Mantra umumnya didalamai dan dikuasai oleh orang-orang tertentu, seperti dukun dan pawang B. Ciri-Ciri Mantra Ciri-ciri mantra adalah sebagai berikut : 1.    Di dalam mantra terdapat rayuan dan perintah. 2.    Mantra mementingkan keindahan bunyi atau pe...

RENUNGAN MALAM (Puisi malam)

Malam ini begitu menerawang,,,, bagikan gelap tak kunjung terang,,, manakala hati sedang gundah gulana,,, menuntun suatu isyarat untuk memenuhi,,, yang dilalui untuk mengetahui,,, Mulailah untuk menjadi akhir,,, akhirilah untuk memulai yang baru,,, dengan tujuan yang pasti,,, akan sebuah gapaian yang indah,,, naluri yang kita inginkan,,, untuk sebuah ilusi,,, yang terjadi kelak dalam kelam,,,, Malam berganti pagi,,,, mulai dengan lembaran baru,,, untuk tujuan yang pasti,,,, namun terjadi hal2 yang terlah menghalang,,, dengan tujuan pasti,,,, halangan tak terhiraukan,,, dengan jauh melangkah kutrobosnya,,, untuk menuntaskan dunia depan yang jauh,,,,

Cara Menulis Puisi Yang Baik Dan Benar

Bagaimana cara menulis puisi?  Terkadang anda terkesima saat membaca puisi yang indah dan anda penasaran bagaimana cara membuat puisi seperti itu. Namun sebelum anda menciptakan sebuah puisi maka kita harus tahu terlebih dahulu pengertian puisi itu sendiri. Menulis sebuah puisi tidak seperti saat kita menulis cerita, cerpen, novel, atau karya tulis lainnya. Puisi itu unik karena terdapat