Skip to main content

Puisi : Bocah Pemulung


puisi tema kehidupan

Bocah Pemulung
Karya : Salohot Nasution


Kau hempaskan tubuh lelahmu
Dengan tubuh bermandi peluh
Dilantai beralas kardus usang
Telah kau lewati teriknya siang

Kau sibak kembali ingatan
Ketika engkau berpapasan
Dengan bocah sebayamu memakai seragam
Melangkah pasti menggapai masa depan

Keinginan didadamu menggelora
Merasakan duduk dibangku sekolah
Belajar menulis dan membaca
Mendengar petuah guru mulia

Namun apalah daya anak pemulung
Lahir dari keluarga tidak beruntung
Hidup dilalui dengan bertarung
Menggantungkan nasib pada isi karung

Mengais rezeki dari tumpukan sampah
Takkan mampu membayar uang sekolah
Sekolah bagimu mimpi indah
Dalam tidur lelap selepas lelah bekerja


Aceh Timur, 30 April 2019



Puisi di atas masuk dalam kategori layak diterbitkan pada Lomba Cipta Puisi Nasional yang diselenggarakan oleh Rofsikaha Event.

Comments

Popular posts from this blog

Pengertian Riwayat dan Jenis-Jenis Riwayat

A.   Pengertian Riwayat Istilah ‘ riwayat ’ diartikan sebagai ‘sebuah cerita yang turun temurun’ atau ‘sejarah’ atau ‘tambo’ dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Riwayat dapat didefinisikan sebagai sebuah kisah yang berisi tentang pengalaman hidup seseorang yang diangkat dari kisah nyata orang tersebut dari lahir hingga meninggal. Pada umumnya tokoh yang menjadi fokus utama dalam riwayat merupakan tokoh-tokoh terkenal atau tokoh-tokoh yang berpengaruh di masyarakat dan menginspirasi. B.   Jenis-Jenis Riwayat Riwayat dalam kehidupan sehari hari lebih sering dikenal sebagai biografi atau autobiografi. Istilah biografi pada dasarnya berasal dari kata bios (bahasa Yunani) yang artinya makhluk hidup dan kata graphien (bahasa Yunani) yang artinya tulis. Jika diartikan dari asal katanya, maka biografi adalah tulisan yang menjelaskan mengenai riwayat hidup seseorang. Jika diartikan secara lengkap, maka pengertian biografi adalah sebuah tulisan yang berisi cerita beru...

Puisi : Cinta Mendamaikan Dunia

Cinta Mendamaikan Dunia Karya : Salohot Nasution Jika cinta berbicara Takkan terdengar kokang senjata Nyawa melayang berjuta-juta Jasad berserak tak berharga Jika cinta berbicara Takkan ada isak tangis istri Menggema dikantor polisi Lebam siksa tangan suami Jika cinta berbicara Takkan ada caci maki Kata tajam menyayat hati Membesarkan ego diri Jika cinta bicara Tanganku tanganmu juga Kakiku kakimu juga Jiwaku jiwamu juga Jika cinta bicara Ragaku ragamu juga Sakitku sakitmu juga Bahagiaku bahagimu juga Jika cinta bicara Damai menyelimuti dunia Tak perlu banyak kata Cukup mata berbicara Aceh Timur, 22 April 2019 Puisi di atas terpilih sebagai juara 3  dalam Lomba Cipta Puisi 2019  tema Cinta yang diselenggarakan oleh Komunitas Literasi, diumumkan diakun instagram @komunitasliterasi pada tanggal  28 April 2019

Puisi : Senyum

Senyum Karya : Salohot Nasution Di ranjang rumah sakit itu engkau berbaring Wajahmu pucat lemah tak berdaya Berusaha betah meskipun terasa asing Melewati waktu menahan derita Senyummu tersungging ketika mereka menyapa Sanak saudara yang menjengukmu tak ingin engkau buat bersedih Meskipun ku tahu engkau merasakan derita Dari sorot matamu yang bercerita lirih Engkau tutupi rasa sakitmu dengan senyuman Engkau lawan ganasnya kuman dengan ketabahan Berusaha bertahan dari rasa sakit yang engkau rasakan Dengan memasrahkan diri kepada Tuhan Di sore hari ketika senja menyapa Ku terima sebuah berita duka Seorang sahabat telah kembali kepada Tuhan Menjalani kematian dengan senyuman Aceh Timur, 26 Januari 2020 Puisi di atas terpilih sebagai juara 2 dalam ajang Lomba Cipta Puisi Nasional Part 2 yang diselenggarakan oleh Antaraksa.