Skip to main content

Puisi : Petani

puisi tema perkara hidup

Petani
Karya : Salohot Nasution


Benih yang disemai dipagi hari
Kini menjadi bulir-bulir padi
Tersenyum Pak Tani
Wajah anak istri berseri-seri

Bulir padi yang merebah
Isyarat bulir penuh gabah
Rasa harap memenuhi dada
Kiranya panen hasil melimpah

Rengek anak biaya sekolah
Berbulan-bulan ditagih kepala sekolah
Resah istri pada warung sebelah
Cemberut piutang tak kunjung tiba

Pada tumpukan gabah
Bersandar ribuan masalah
Perkara hidup petani
Yang tak kunjung usai

Namun apalah daya
Sebelum masa panen tiba
Musibah datang tiba-tiba
Air meluap kemana-mana

Padi yang menguning
Hanyut bersama air berwarna kuning
Pak Tani sendu memegang kening
Kepala berputar menyapa pening

Dalam pusaran derita
Tak kuasa tak berdaya
Berpasrah pada Yang Kuasa
Hanyut dalam lantunan do’a


Aceh Timur, 21 April 2019

Comments

Popular posts from this blog

Mantra : Pengertian, Ciri-Ciri, Jenis, dan Contohnya

A. Pengertian Mantra Mantra adalah kumpulan kata-kata yang dipercaya mempunyai kekuatan mistis atau gaib, diucapkan pada waktu dan tempat tertentu yang memiliki tujuan untuk menimbulkan suatu kemampuan tertentu bagi orang yang menggunakan atau mengucapkan mantra tersebut. Mantra berasal dari bahasa sansekerta yakni “mantra” atau “manir” yang merujuk pada kata-kata yang berada di dalam kitab Veda, yaitu kitab suci umat Hindu. Pada masyarakat Melayu bukan dianggap sebagai sebuah karya sastra, melainkan lebih berhubungan dengan adat istiadat dan kepercayaan. Mantra masuk dalam kesastraan lisan Indonesia adalah karena bahasa mantra berirama dan sangat indah. Mantra biasa dikenal sebagai serapah, jampi atau seru.   Mantra umumnya didalamai dan dikuasai oleh orang-orang tertentu, seperti dukun dan pawang B. Ciri-Ciri Mantra Ciri-ciri mantra adalah sebagai berikut : 1.    Di dalam mantra terdapat rayuan dan perintah. 2.    Mantra mementingkan keindahan bunyi atau pe...

RENUNGAN MALAM (Puisi malam)

Malam ini begitu menerawang,,,, bagikan gelap tak kunjung terang,,, manakala hati sedang gundah gulana,,, menuntun suatu isyarat untuk memenuhi,,, yang dilalui untuk mengetahui,,, Mulailah untuk menjadi akhir,,, akhirilah untuk memulai yang baru,,, dengan tujuan yang pasti,,, akan sebuah gapaian yang indah,,, naluri yang kita inginkan,,, untuk sebuah ilusi,,, yang terjadi kelak dalam kelam,,,, Malam berganti pagi,,,, mulai dengan lembaran baru,,, untuk tujuan yang pasti,,,, namun terjadi hal2 yang terlah menghalang,,, dengan tujuan pasti,,,, halangan tak terhiraukan,,, dengan jauh melangkah kutrobosnya,,, untuk menuntaskan dunia depan yang jauh,,,,

Cara Menulis Puisi Yang Baik Dan Benar

Bagaimana cara menulis puisi?  Terkadang anda terkesima saat membaca puisi yang indah dan anda penasaran bagaimana cara membuat puisi seperti itu. Namun sebelum anda menciptakan sebuah puisi maka kita harus tahu terlebih dahulu pengertian puisi itu sendiri. Menulis sebuah puisi tidak seperti saat kita menulis cerita, cerpen, novel, atau karya tulis lainnya. Puisi itu unik karena terdapat