Skip to main content

Puisi : Kepulanganmu Kunanti

contoh puisi tema kepergian


Kepulanganmu Kunanti
Karya : Salohot Nasution

Tak ada barisan kata-kata
Hanya mata yang berbicara
Lewat tetesan air mata
Ketika perpisahan tiba


Aku tak mampu menahan beban perasaanku
Ketika melepas kepergianmu
Engkau telah ku rindu
Sebelum kepergianmu

Namun aku tak mampu melawan waktu
Hanya pasrah pada guratan takdirku
Seberat apapun aku melepaskanmu
Aku tak mampu menghalangi kepergianmu

Kepergianmu ku iringi dengan do’a
Agar engkau dilindungi Yang Maha Kuasa
Semoga engkau dapat menggapai cita-cita
Agar kita kembali bersama

Aku yang cemas disini
Menunggu kedatanganmu kembali
Setelah puluhan purnama kita lewati
Rasa kerinduan tumbuh bersemi

Kepulanganmu akan selalu kunanti
Ku tahu engkau pasti kembali
Tunggu aku disini, aku pasti kembali
Janjimu sebelum engkau pergi

Aceh Timur, 5 Oktober 2019



Puisi di atas diikutsertakan dalam Lomba Cipta Puisi Tema Kepergian yang diselenggarakan oleh Rekan Media Publish
contoh sertifikat lomba puiisi


Comments

Popular posts from this blog

Mantra : Pengertian, Ciri-Ciri, Jenis, dan Contohnya

A. Pengertian Mantra Mantra adalah kumpulan kata-kata yang dipercaya mempunyai kekuatan mistis atau gaib, diucapkan pada waktu dan tempat tertentu yang memiliki tujuan untuk menimbulkan suatu kemampuan tertentu bagi orang yang menggunakan atau mengucapkan mantra tersebut. Mantra berasal dari bahasa sansekerta yakni “mantra” atau “manir” yang merujuk pada kata-kata yang berada di dalam kitab Veda, yaitu kitab suci umat Hindu. Pada masyarakat Melayu bukan dianggap sebagai sebuah karya sastra, melainkan lebih berhubungan dengan adat istiadat dan kepercayaan. Mantra masuk dalam kesastraan lisan Indonesia adalah karena bahasa mantra berirama dan sangat indah. Mantra biasa dikenal sebagai serapah, jampi atau seru.   Mantra umumnya didalamai dan dikuasai oleh orang-orang tertentu, seperti dukun dan pawang B. Ciri-Ciri Mantra Ciri-ciri mantra adalah sebagai berikut : 1.    Di dalam mantra terdapat rayuan dan perintah. 2.    Mantra mementingkan keindahan bunyi atau pe...

RENUNGAN MALAM (Puisi malam)

Malam ini begitu menerawang,,,, bagikan gelap tak kunjung terang,,, manakala hati sedang gundah gulana,,, menuntun suatu isyarat untuk memenuhi,,, yang dilalui untuk mengetahui,,, Mulailah untuk menjadi akhir,,, akhirilah untuk memulai yang baru,,, dengan tujuan yang pasti,,, akan sebuah gapaian yang indah,,, naluri yang kita inginkan,,, untuk sebuah ilusi,,, yang terjadi kelak dalam kelam,,,, Malam berganti pagi,,,, mulai dengan lembaran baru,,, untuk tujuan yang pasti,,,, namun terjadi hal2 yang terlah menghalang,,, dengan tujuan pasti,,,, halangan tak terhiraukan,,, dengan jauh melangkah kutrobosnya,,, untuk menuntaskan dunia depan yang jauh,,,,

Cara Menulis Puisi Yang Baik Dan Benar

Bagaimana cara menulis puisi?  Terkadang anda terkesima saat membaca puisi yang indah dan anda penasaran bagaimana cara membuat puisi seperti itu. Namun sebelum anda menciptakan sebuah puisi maka kita harus tahu terlebih dahulu pengertian puisi itu sendiri. Menulis sebuah puisi tidak seperti saat kita menulis cerita, cerpen, novel, atau karya tulis lainnya. Puisi itu unik karena terdapat