Skip to main content

DIA, BUKANLAH AKU (Puisi cinta)


Mentari yang tak lagi tersenyum
mendung yang selalu menghantui
hari-hariku yang selama ini
aku jalani dengan kepribadian semu

apa salahku ?
kau kembali goreskan sembilu
separah itu kah kau sakitiku ?
apa harapanku tetap terwujud
untuk kembali memilikimu ?

Rindu ini akan tetap terhaturkan untukmu
duri-duri yang kau tanam
kini telah menjadi bunga
mekar dan indah
namun,..
tak sesempurna ketika engkau berada
disampingku..

kini aku yang pupus
hancur dan tak percaya lagi
bahwa aku ini masih hidup
pandanganmu yang membuatku tetap berada disini
tetap berdiri dengan busung di dada
tak pernah takut untuk melangkah
karna aku telah meyakini
satu titik
satu hati
satu kehidupan
dan satu tuhan yang selalu menemaniku
dalam perjalanan ini

namun…
aku tak bisa lagi memungkiri
akhir dari segala kata yang ku fikirkan
aku tak ingin kau pergi darinya
restu kedua orang tuamu
ada padanya, bukan padaku..
dan jadikanlah aku yang sekarang
menjadi kenangan untuk hari esok…

Comments

Popular posts from this blog

Mantra : Pengertian, Ciri-Ciri, Jenis, dan Contohnya

A. Pengertian Mantra Mantra adalah kumpulan kata-kata yang dipercaya mempunyai kekuatan mistis atau gaib, diucapkan pada waktu dan tempat tertentu yang memiliki tujuan untuk menimbulkan suatu kemampuan tertentu bagi orang yang menggunakan atau mengucapkan mantra tersebut. Mantra berasal dari bahasa sansekerta yakni “mantra” atau “manir” yang merujuk pada kata-kata yang berada di dalam kitab Veda, yaitu kitab suci umat Hindu. Pada masyarakat Melayu bukan dianggap sebagai sebuah karya sastra, melainkan lebih berhubungan dengan adat istiadat dan kepercayaan. Mantra masuk dalam kesastraan lisan Indonesia adalah karena bahasa mantra berirama dan sangat indah. Mantra biasa dikenal sebagai serapah, jampi atau seru.   Mantra umumnya didalamai dan dikuasai oleh orang-orang tertentu, seperti dukun dan pawang B. Ciri-Ciri Mantra Ciri-ciri mantra adalah sebagai berikut : 1.    Di dalam mantra terdapat rayuan dan perintah. 2.    Mantra mementingkan keindahan bunyi atau pe...

RENUNGAN MALAM (Puisi malam)

Malam ini begitu menerawang,,,, bagikan gelap tak kunjung terang,,, manakala hati sedang gundah gulana,,, menuntun suatu isyarat untuk memenuhi,,, yang dilalui untuk mengetahui,,, Mulailah untuk menjadi akhir,,, akhirilah untuk memulai yang baru,,, dengan tujuan yang pasti,,, akan sebuah gapaian yang indah,,, naluri yang kita inginkan,,, untuk sebuah ilusi,,, yang terjadi kelak dalam kelam,,,, Malam berganti pagi,,,, mulai dengan lembaran baru,,, untuk tujuan yang pasti,,,, namun terjadi hal2 yang terlah menghalang,,, dengan tujuan pasti,,,, halangan tak terhiraukan,,, dengan jauh melangkah kutrobosnya,,, untuk menuntaskan dunia depan yang jauh,,,,

Cara Menulis Puisi Yang Baik Dan Benar

Bagaimana cara menulis puisi?  Terkadang anda terkesima saat membaca puisi yang indah dan anda penasaran bagaimana cara membuat puisi seperti itu. Namun sebelum anda menciptakan sebuah puisi maka kita harus tahu terlebih dahulu pengertian puisi itu sendiri. Menulis sebuah puisi tidak seperti saat kita menulis cerita, cerpen, novel, atau karya tulis lainnya. Puisi itu unik karena terdapat