Skip to main content

Pengertian dan Contoh Epigram

epigram


A.  Pengertian Epigram
Epigramadalah puisi yang memuat tuntunan dalam hidup.


Contoh 1

Hari itu tak ada tempat berlari
Tak ada tempat bersembunyi
Tak ada memohon belas kasih
Semua sudah menyatu
Amal satu-satunya penolong
Amal satu-satunya cahaya
Merintih tiada berarti
Menyesal tiada berguna
Barulah sadar dunia yang fana


Contoh 2 : Pagi

jangan biarkan sekuntum bunga itu
layu sebelum matahari membelainya
dengan menggemakan semburat jingga
ultra dalam irama nuansa cinta-semesta

lihatlah bagaimana alam begitu perkasa
memainkan peran-Nya
dalam rindu-dendam yang terbungkus
kasih sayang memberi semburat
makna seribu pesona


Contoh 3 : Dalam Doa Ku

pada suatu hari nanti
di hamparan sajadah
ragaku terkapar jiwaku melayang
suaraku kian senyap menggema
dzikir yang bersitahankan
rasa gejolak yang entah batasnya
namun aku terfakur dalam kemasyukan
cinta yang tak’kan pernah selesai
dengan kalimat AAMIIN


Contoh 4 : Arti Hidup

Hidup adalah perjuangan
Berani menghadapi tantangan
Hadup adalah perjuangan
Bertahan dikala datang cobaan
Hidup adalah perjuangan
Maka berjuanglahh untuk hidup

Contoh 5 : Hujan

Hujan selalu mengirimkan cerita lewat pintu rumah
menyusup ke kamar sepi ini
seperti huruf-huruf yang berjejer di dinding kusam
aku memungutnya menjadi cerita usang

                    Ah, begitulah hari semakin gegas berlari saja
                    meninggalkan lembar demi lembar cerita kemarin
                    di sini aku mengupas episode lampau itu
                    tentang orang  yang jauh
                    tentang orang tercinta

“Aku rindu masa lalu itu, adakah musim waktu yang bisa
membawaku kembali ke sana?”


Contoh 6 : Lagu Kematian

mati bagiku hanyalah istilah
sementara esensinya sama saja
karna hidup dan mati tiada beda
yang beda mampu tidak kita
memaknai hidup dalam mati
dan mati dalam hidup

sebab :
manusia terlalu sibuk
mempeributkan simbol
ketuhanan tanpa merengkuh
sejatinya makna Tuhan


Contoh 7 : Kumbang
Kumbang adalah sebuah kejahatan
pabila seekor kumbang menghalangi bunga-bunga
tuk menjalani proses penikmatan cahya
mentari pagi kerena hidup akan menentukan
sendiri jalan yang akan ditempuhnya

terkadang hidup terkesan kejam
namun itu sifat yang teramat natural
untuk mempertahankan agar hidup
tetap bernama hidup

dan kumbang-pun tetap setia
menanti bunga-Nya
sebab kumbang yakin bunga-Nya
akan selalu hidup karna
mekar semerbak itu milik-Nya


Contoh 8 : Gerhana

sunyi itu…..
menerkam
setelah kering sudah
terlalu kerontang
adakah “telat”,
harus dimaknai….?
dalam rentang waktu?
kalau-pun….
lalu apa ?
manusia itu lemah tak pernah
benar-benar mengerti

Contoh 9 : Percakapan Air Mata

satu-persatu penduduk menangis
tersendat dengan kata yang terucap
hanyalah duka airmata
‘’Kapan pula derita ini mula?’’ katanya
‘’Mengapa pula harus kami yang disiksa?’’ jeritnya
perlahan benjolan tumbuh di kepala
dan di sukujur tubuh kami
‘’Inikah kutukan yang harus kami terima?’’

kami tak pernah bisa makan
dengan tenang karena
ikan pergi meninggalkan karang
kalaupun ada ikan di dalam karang
pastilah ia sudah mati terpanggang raksa – Jepang
haruskan minamata terulang
dalam hitungan jaman
kembali kami terdiam hanya airmata
yang terus bercerita tentang derita kami
di pulau seberang


Contoh 10 : Arti Hidup

Hidup Adalah Perjuangan
Berani Menghadapi Tantangan
Hidup Adalah Perjuangan
Bertahan Dikala Datang Cobaan
Hidup Adalah Perjuangan
Maka Berjuanglahh Untuk Hidup


Contoh 11 : Jangan Pernah Menyerah

Berwarna-warni indah bagai pelangi
Damai rasanya bagai mawar sedang mekar
Hari cerah takkan terulang
Tak akan sering pula terjadi                                      
                                          
                                        Bagai mimpi menjadi nyata
                                        Bagai khayalan menjadi satu fakta
                                        Kini,aku merasa hari ini milikmu
                                        Apa yang kau impikan menjadi kenyataan




Comments

Popular posts from this blog

Pengertian Riwayat dan Jenis-Jenis Riwayat

A.   Pengertian Riwayat Istilah ‘ riwayat ’ diartikan sebagai ‘sebuah cerita yang turun temurun’ atau ‘sejarah’ atau ‘tambo’ dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Riwayat dapat didefinisikan sebagai sebuah kisah yang berisi tentang pengalaman hidup seseorang yang diangkat dari kisah nyata orang tersebut dari lahir hingga meninggal. Pada umumnya tokoh yang menjadi fokus utama dalam riwayat merupakan tokoh-tokoh terkenal atau tokoh-tokoh yang berpengaruh di masyarakat dan menginspirasi. B.   Jenis-Jenis Riwayat Riwayat dalam kehidupan sehari hari lebih sering dikenal sebagai biografi atau autobiografi. Istilah biografi pada dasarnya berasal dari kata bios (bahasa Yunani) yang artinya makhluk hidup dan kata graphien (bahasa Yunani) yang artinya tulis. Jika diartikan dari asal katanya, maka biografi adalah tulisan yang menjelaskan mengenai riwayat hidup seseorang. Jika diartikan secara lengkap, maka pengertian biografi adalah sebuah tulisan yang berisi cerita beru...

Hari Kemerdekaan 17 Agustus Karya Zahni Hafizh Atsari

Hari Kemerdekaan 17 Agustus 17 Agustus 1945 Hari ini aku menghadap sang saka Hentak beraniku menyosong citaku Suci jiwaku menggapai harapanku Aku anak bangsa Indonesia Suara lantang menyuarakan Merdeka...,Merdeka...,Merdeka... Majulah Indonesiaku Hari ini... hari kemerdekaan Bangsa Indonesia Hari kebangsaan Indonesia Hari lahirnya Bangsa Indonesia Semangat juang para pahlawan Gugur damai di

Karmina : Pengertian, Ciri-Ciri, dan Contohnya

A. Pengertian Karmina Karmina merupakan jenis pantun yang terdiri atas dua baris. Baris pertama dari karmina merupakan sampiran dan baris keduanya merupakan isi dengan pola sajak lurus (a-a). Karmina biasa disebut dengan pantun kilat atau pantun dua seuntai. Karmina umumnya dipakai untuk menyampaikan suatu sindiran atau ungkapan apapun secara langsung. Awalnya, karmina berasal dari empat baris, yang disetiap barisnya terdiri dari 4-5 suku kata. Kemudian kedua baris itu diucapkan seolah-olah menjadi sebuah kalimat. B. Ciri-Ciri Karmina 1.    Karmina terdiri dari 2 baris 2.    Karmina bersajak a-a atau b-b 3.    Baris pertama disebut sampiran 4.    Baris kedua disebut isi 5.    Pada setiap baris terdiri dari 8-12 suku kata atau 4 kata 6.    Di antara sampiran dan isi tidak ada hubungan makna 7.    Mengandung dua hal yang bertentangan, yakni rayuan dan perintah 8.    Semua baris diakhiri dengan koma, kecuali ...